Unhan RI Gelar Sidang Promosi Terbuka S3 atas Nama Promovendus Yudhi Murfi
Bogor – Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menyelenggarakan Sidang Promosi Terbuka Program Doktor (S3) Konsentrasi Strategi Pertahanan Cohort-6 atas nama promovendus Yudhi Murfi, bertempat di Aula Merah Putih, Kampus Sentul Unhan RI, Rabu (25/2). Sidang promosi terbuka dipimpin oleh Ketua Sidang Mayjen TNI Dr. Mitro Pihantoro, S.AP., M.Sc., yang juga bertindak sebagai Penguji Internal I.
Dalam sidang tersebut, promovendus mempertahankan disertasi berjudul “Model Strategi Pertahanan Wilayah Terpadu guna Menghadapi Ancaman dalam Mendukung Pertahanan Negara yang Tangguh”. Disertasi ini dilatarbelakangi oleh dinamika ancaman kontemporer yang semakin kompleks dan multidimensional, sehingga menuntut penguatan pertahanan negara yang tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga pada keterpaduan kebijakan dan implementasi pertahanan di tingkat wilayah.
Penelitian ini mengidentifikasi bahwa pelaksanaan strategi pertahanan di daerah masih menghadapi berbagai persoalan, terutama lemahnya koordinasi lintas sektor serta belum optimalnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk menganalisis strategi keterpaduan pertahanan wilayah, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan pertahanan negara di daerah, serta merumuskan model strategi pertahanan wilayah terintegrasi guna mendukung pertahanan negara yang tangguh.
Menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan analisis SWOT, Analytic Hierarchy Process (AHP), serta statistik deskriptif, data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi, dan kuesioner yang melibatkan pemangku kepentingan pertahanan di tingkat pusat dan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpaduan pertahanan wilayah merupakan prasyarat utama dalam memperkuat pertahanan negara, dengan faktor koordinasi kelembagaan dan sinkronisasi kebijakan pusat-daerah sebagai faktor paling dominan dalam implementasi kebijakan pertahanan.
Sebagai kontribusi utama (novelty), penelitian ini menghasilkan Model Strategi Pertahanan Wilayah Terpadu berbasis ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Model ini mengintegrasikan pendekatan desain sistem ke dalam kebijakan pertahanan wilayah, sehingga mampu menjembatani kesenjangan antara kebijakan pertahanan nasional dan implementasinya di tingkat daerah. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian Ilmu Pertahanan, khususnya dalam pengembangan konsep pertahanan wilayah yang adaptif dan terintegrasi. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan pertahanan wilayah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Sidang promosi ini melibatkan Dewan Promotor, yakni Brigjen TNI Dr. R. Djoko Andreas Navalino, S.IP., M.A.B. selaku Promotor; Mayjen TNI Dr. Totok Imam S., S.I.P., S.Sos., M.Tr.(Han). sebagai Co-Promotor I; serta Kolonel Laut (K) Dr. Sutanto, S.K.M., M.A.P., M.Sc., CIPA., CIT. sebagai Co-Promotor II.
Adapun Dewan Penguji Internal terdiri atas Mayjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, S.I.P., M.Sc. sebagai Penguji Internal II; Kolonel Adm Dr. Bambang Kustiawan sebagai Penguji Internal III; serta Kolonel Laut (KH) Dr. Riduan, S.Ag., M.M., M.Tr. Hanla. selaku Sekretaris Sidang/Penguji Internal IV. Sementara itu, Dewan Penguji Eksternal terdiri atas Assoc. Prof. Dr. H. Irmanjaya Thaher, S.H., M.H. dan Assoc. Prof. Dr. Hakim L. Malasan, M.Sc.
Melalui sidang promosi ini, Unhan RI kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan doktor-doktor yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi strategis bagi penguatan sistem pertahanan negara, khususnya dalam pengembangan strategi pertahanan wilayah yang adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
(Humas Unhan RI)