Unhan RI Gelar Sidang Promosi Terbuka S3 atas Nama Promovendus Anang Prasetia Adi
Bogor – Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menyelenggarakan Sidang Promosi Terbuka Program Doktor (S3) Cohort-5 Konsentrasi Teknologi Pertahanan atas nama promovendus Anang Prasetia Adi (220220101007), bertempat di Aula Merah Putih, Kampus Sentul Unhan RI, Kamis (26/2). Sidang promosi terbuka dipimpin oleh Mayjen TNI Dr. Mitro Prihantoro, S.AP., M.Sc., selaku Ketua Sidang sekaligus Penguji Internal I.
Dalam sidang tersebut, promovendus mempertahankan disertasi berjudul “Model Simulasi Patroli Laut Berbasis Autonomous Vehicle dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Maritim di Laut Natuna Utara”. Disertasi ini dilatarbelakangi oleh tantangan besar Indonesia sebagai negara kepulauan dalam mengamankan wilayah maritim, khususnya di kawasan strategis Laut Natuna Utara yang rentan terhadap pelanggaran wilayah oleh kapal asing dan aktivitas illegal fishing. Pelaksanaan patroli konvensional yang dilaksanakan TNI Angkatan Laut masih menghadapi berbagai keterbatasan, antara lain minimnya alokasi bahan bakar, keterbatasan waktu operasi, serta model patroli yang belum optimal dalam menjangkau luasnya Area of Responsibility (AoR).
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pertahanan laut berbasis Autonomous Vehicle (AV), menentukan prioritas dan karakteristik teknologi AV yang ideal sesuai kondisi wilayah Laut Natuna Utara, serta membangun model matematis Area of Responsibility (AoR) guna meningkatkan efektivitas pengawasan maritim.
Menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain sequential exploratory, analisis strategi dilakukan melalui metode SWOT-PESTLE, sedangkan pemilihan jenis AV ideal menggunakan Analytical Network Process (ANP) berdasarkan pertimbangan para ahli. Adapun model simulasi matematis AoR dibangun menggunakan perangkat lunak MATLAB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi patroli laut berbasis AV berada pada Kuadran II (Strategi Diversifikasi) dengan nilai IFAS sebesar 0,043445 dan EFAS sebesar -0,011064. Alternatif Unmanned Aerial Vehicle (UAV) menjadi prioritas utama dengan bobot 0,085 karena memiliki cakupan pemantauan luas dan efisiensi tinggi, dengan penilaian pada aspek kemampuan, biaya, operasional, dan pemeliharaan.
Model simulasi matematis AoR menunjukkan bahwa UAV mampu menjangkau area seluas 25.391 km². Jalur patroli Timur–Barat terbukti lebih efektif dan efisien dengan panjang lintasan 2.447,15 km serta waktu tempuh sekitar 13,59 jam. Hasil pengujian akurasi menggunakan Mission Planner menunjukkan nilai RMSE sebesar 1,89%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi Autonomous Vehicle efektif dan efisien dalam meningkatkan pengawasan maritim di Laut Natuna Utara.
Sebagai kontribusi utama (novelty), penelitian ini menghasilkan model simulasi matematis patroli laut berbasis Autonomous Vehicle yang terintegrasi dengan analisis strategis dan pendekatan kuantitatif berbasis ANP serta pengujian akurasi operasional. Model ini tidak hanya memberikan alternatif strategi patroli yang lebih adaptif dan efisien, tetapi juga menjembatani kebutuhan modernisasi sistem pengawasan maritim nasional berbasis teknologi otonom. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian Teknologi Pertahanan dalam pengembangan sistem autonomous maritime surveillance. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan dan strategi penguatan pertahanan maritim nasional yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Sidang promosi ini melibatkan Dewan Promotor, yakni Marsma TNI Prof. Dr. Ir. Sovian Aritonang, S.Si., M.Si. selaku Promotor; Kolonel Laut (T) (Purn) Prof. Dr. Ir. Aris Sarjito, S.T., M.AP., IPU., ACPE., CIQaR., ASEAN Eng. sebagai Co-Promotor I; serta Brigjen TNI Dr. R. Djoko Andreas Navalino, S.I.P., M.A.B. sebagai Co-Promotor II.
Adapun Dewan Penguji Internal terdiri atas Kolonel Laut (E) Dr. Heribertus Aprodito Danang Rimbawa, S.Si., M.T., C.E.H., CSBA., IPM., ASEAN Eng. sebagai Penguji Internal II; Kolonel Laut (K) Dr. Sutanto, S.K.M., M.A.P., M.Sc., CIPA., CIT. sebagai Penguji Internal III; serta Kolonel Laut (KH) Dr. Riduan, S.Ag., M.M., M.Tr. Hanla. selaku Sekretaris Sidang/Penguji Internal IV. Sementara itu, Dewan Penguji Eksternal terdiri atas Prof. Henry M. Manik, S.Pi., M.T., Ph.D dan Prof. Widodo Setiyo Pranowo, M.Si.
Melalui sidang promosi ini, Unhan RI kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan doktor-doktor yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertahanan, khususnya dalam penguatan sistem pengawasan dan keamanan maritim nasional berbasis inovasi teknologi otonom.
(Humas Unhan RI)